Kebun talun adalah sistem agroforestri tradisional Sunda yang memadukan tanaman pangan, buah, kayu, dan hasil hutan nonkayu dalam struktur berlapis yang menyerupai hutan. Sistem ini menopang ketahanan pangan rumah tangga, menjaga tata air, menahan longsor dan erosi di wilayah perbukitan, menyimpan karbon, serta menjadi sumber pendapatan yang stabil. Namun, pengetahuan tentang talun jarang disusun menjadi panduan yang dapat langsung diterapkan.
Buku Panduan Pengembangan Kebun Talun menjawab kebutuhan tersebut. Bagian awal buku membahas konsep, tiga fase perkembangan, kriteria, komoditas, serta faktor pendukung dan penghambat kebun talun, kemudian menempatkannya sebagai daya tarik eduwisata. Studi kasus Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, di tepi kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, memperlihatkan tantangan nyata di lapangan serta model pengembangan terintegrasi yang ditawarkan.
Bagian berikutnya berisi panduan teknis yang dapat digunakan langsung oleh pendamping dan kelompok masyarakat. Panduan itu mencakup penentuan luasan dan rancangan demplot, indikator monitoring dan evaluasi, naskah papan interpretasi, rancangan sudut demonstrasi olah-hasil, serta rancangan teknis detail yang meliputi pemilihan lokasi, jenis tanaman, jalur pengunjung, tata air, fasilitas, keselamatan, dan kalender pemeliharaan. Buku ditutup dengan pemetaan kebutuhan kapasitas masyarakat untuk setiap kelompok mitra.
Buku ini ditujukan bagi masyarakat desa, pendamping, pengelola kawasan, dan mahasiswa yang ingin mengembangkan kebun talun sebagai basis eduwisata, ketahanan pangan, dan mitigasi bencana.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis | Eva Rachmawati Sri Rahaju Istie Sekartining Rahayu Priyanto Ati Dwi Nurhayati |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Oktari Ana Risapni, S.Sos. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Penerbit | CV Ocean Press Indonesia |
| Kategori | Ilmu Kehutanan |
| Tahun Terbit | 2026 |

Ulasan
Belum ada ulasan.