Dari 1.440 Ton Jerami Dibakar Menjadi Pondok 1 Hari Jadi. Setiap tahun, 1.440 ton jerami di Desa Gadobangkong, Bandung Barat dibakar, menghasilkan 2.160 ton CO2 dan membuat 100 warga sesak napas. Di sisi lain, backlog perumahan 12,7 juta unit dan 7,2 juta pemuda menganggur. Buku referensi UMKM Tani 4.0 ini menjawab 3 krisis sekaligus dengan model KDKMP (Koperasi Desa Merah Putih) Gadobangkong: mengolah jerami menjadi panel komposit StrawStrong 60/40 dengan kuat tekan 54,97 MPa (di atas bata merah 25 MPa), R/C Ratio 7,24, dan SROI 4,69 – setiap Rp 1 investasi menghasilkan dampak Rp 4,69. Ditulis berdasarkan riset aksi BIC 6849, buku ini membedah 7 Pilar lengkap 14 Bab: dari identifikasi limbah, teknologi tepat guna Rp 20 juta, AD/ART KDKMP, pemberdayaan 12 pemuda & 15 perempuan, teknik produksi SOP 1 lembar, analisis ekonomi, akses permodalan Dana Desa & CSR, hingga branding TikTok viral 1,2 juta views dan roadmap replikasi nasional 80.000 desa untuk Indonesia Emas 2045. Dilengkapi foto cover Rina, sekretaris KDKMP berkerudung olive – simbol pemuda tani yang naik kelas dari anak petani pembakar jerami menjadi StrawPreneur bergaji Rp 4,9 juta/bulan. Buku ini bukan teori, tetapi blueprint yang telah cair Dana Desa Rp 20 juta dalam 14 hari dan CSR Rp 50 juta dalam 30 hari, serta menjadi kurikulum SMK dan rujukan Bappenas. Untuk siapa buku ini? Kades, pengelola BUMDes/KDKMP, penyuluh pertanian, mahasiswa, CSR, dan siapa saja yang percaya jerami bukan sampah, tetapi masa depan.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis | Dr. Ir. Marliati, M.Si. Ir. Harsono Subawi Dr. Ir. Handoko Subawi, M.T. |
| Editor | Weni Yuliani, S. Si., M. M., C. Ed. |
| Penyunting | Oktari Ana Risapni, S.Sos. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Penerbit | CV Ocean Press Indonesia |
| Kategori | Pertanian |
| Tahun Terbit | 2026 |





Ulasan
Belum ada ulasan.