Perubahan garis batas negara bukan hanya persoalan peta dan koordinat. Di balik setiap pergeseran, ada kehidupan nyata masyarakat perbatasan yang terancam hak-haknya: kewarganegaraan, identitas, kepemilikan tanah, akses layanan publik, hingga rasa aman dan keadilan.
Buku ini mengupas secara komprehensif dinamika pergeseran batas Indonesia-Malaysia, kerangka hukum yang berlaku, dan tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi warganya. Dengan pendekatan yuridis-normatif, empiris, dan analisis, buku ini menawarkan gagasan, kritik konstruktif, serta rekomendasi kebijakan untuk memastikan bahwa negara hadir, bukan absen, ketika warganya berada di garis batas.
Sebuah karya penting bagi akademisi, praktisi hukum, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang peduli pada keadilan dan kemanusiaan di wilayah perbatasan.
“Negara tidak boleh sekadar menggambar batas, tetapi harus memastikan warganya tetap berada di dalam perlindungan hukum dan martabat kemanusiaan.”
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis | Dr. Belly Isnaeni, S.H., M.H. Dr. Elvira, S.H., M.H. Dr. Syamsudin Noer, S.H., M.H. Dr. Agus Salim, S.H., S.E., M.H. Ingga Maulana, A.Md.Ak., S.Ak., M.Ak. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Khairun Nisa, S.T. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Penerbit | CV Ocean Press Indonesia |
| Kategori | Hukum |
| Tahun Terbit | 2026 |





Ulasan
Belum ada ulasan.